TAKEINFO – Anggota DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, menyoroti masih banyaknya data bantuan sosial yang tidak tepat sasaran dan tidak diperbarui secara rutin oleh pemerintah daerah.
“Kami menerima banyak keluhan soal pendataan bansos. Ada penerima yang sudah tidak layak, bahkan ada yang sudah meninggal dunia tapi masih terdaftar. Ini masalah serius,” ujar Oloan Nababan, Selasa malam (11/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pendataan awal berasal dari lingkungan melalui RT/RW dan kelurahan, sehingga pemerintah daerah seharusnya memastikan data akurat sebelum dikirim ke pusat.
“Sumber data di daerah. Kalau data pusat masih salah, berarti ada yang tidak sinkron. Dinsos harus lebih aktif turun ke lapangan,” tegasnya.
Camat Rawalumbu, Nia Aminah Kurniati, menyampaikan bahwa pihak kecamatan siap mendampingi proses validasi data sehingga penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Selain bansos, warga juga menyampaikan aspirasi lain seperti perbaikan infrastruktur dan optimalisasi hibah RW. Oloan menegaskan DPRD akan terus mengawal setiap kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil.
“Bansos harus tepat sasaran. Pemerintah wajib hadir memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” pungkasnya. (ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)
