TAKEINFO – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi seluruh proyek infrastruktur Pemerintah Kota Bekasi di lingkungan masing-masing, khususnya pembangunan jalan dan saluran air. Ia menegaskan, peran aktif warga sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan terhindar dari penyimpangan.
“Kami berharap peran serta aktif masyarakat dalam mengawasi proyek infrastruktur di lingkungan masing-masing. Termasuk kami juga akan mengawasi sampai batas akhir tahun anggaran,” ujar Latu Har Hary, Rabu (26/11/2025).
Selain mengajak masyarakat, ia memastikan pengawasan dari pihak legislatif akan terus dilakukan hingga akhir tahun anggaran. Namun, ia juga menyayangkan proses pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi yang dinilai masih berjalan lambat dan terancam tidak rampung 100 persen.
Latu khawatir keterbatasan waktu yang tersisa membuat sebagian proyek dikerjakan secara asal-asalan. Karena itu, ia menegaskan tidak akan ragu mendorong pemberian sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
“Bisa saja proyek infrastruktur dikerjakan asal-asalan karena waktu yang mepet. Tentu kami tidak akan tinggal diam jika menemukan hal semacam ini, kami minta agar nantinya ditindak tegas,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menjelaskan, keterlambatan sejumlah proyek disebabkan sulitnya kontraktor mendapatkan bahan baku. Kondisi tersebut terjadi setelah adanya kebijakan penutupan sejumlah tambang di wilayah Jawa Barat.
“Kontraktor banyak mengaku kesulitan mendapat bahan baku semenjak ada kebijakan penutupan tambang. Sehingga, mereka terpaksa mengambil dari luar Jawa Barat dan ini belum tentu ada barangnya dan mahal,” katanya.
(ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)





