Dulu Pilih Dedi Mulyadi, Sekarang Warung Kopinya Diratakan: “Gue Jual Kopi Buat Nafkahin Anak, Bukan Buat Dihancurin”

TAKEINFO- Irwansyah (51) lagi-lagi jadi korban “pembangunan rasa kecewa”. Warung kopinya di Srimukti, Tambun Utara, dibongkar sama Satpol PP atas perintah langsung dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Sakitnya? Double. Soalnya, Irwansyah dulunya… pendukung Dedi.

“Ini tanah warisan engkong gue, Kong Haji Nausan, mantan Bupati Bekasi. Bahkan makamnya di situ. Masa warung gue malah dibongkar?” katanya, masih gak percaya.

Bacaan Lainnya

Alasannya? Tanah itu katanya milik Perum Jasa Tirta (BUMN pengelola air). Tapi Irwansyah bilang udah jelas punya keluarganya. Dan yang paling nyesek: waktu Dedi Mulyadi datang ke Kampung Gabus? Gak ada warning, cuma konten. 😮‍💨

“Cuma ngonten doang,” katanya.
Keesokan harinya? Boom. Surat datang. Warung dibongkar. Jalanan tetap rusak. Saluran air? Udah ditelan perumahan.

Yang paling bikin panas? Irwansyah bilang:
“Kalau makam kakek saya dibongkar, mending perang sekalian!”
🔥🔥🔥

Sekarang dia bingung mau dagang di mana.
“Saya jual kopi Rp1.000, buat makan anak. Kerjaan susah. Mau makan dari mana sekarang?”

Meanwhile, Satpol PP bilang pembongkaran itu demi normalisasi. Katanya bakal dibangun fasilitas sama Dinas SDA. Tapi ya… kapan? Sementara Irwansyah udah kehilangan mata pencaharian.

Catatan Gen Z:
Kalo lo milih pemimpin dan lo yang digusur duluan, fix… it’s giving betrayal. 💔

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *