TAKEINFO – Setelah sempat bungkam, keluarga korban dugaan pelecehan seksual di RSUD Cabangbungin akhirnya ambil sikap. Dokter berinisial R, yang disebut-sebut jadi pelaku, kini udah resmi dilaporin ke Polsek Cabangbungin.
Sg Paramuda, kakak dari M (29), bilang keluarga udah capek nunggu kejelasan. Mereka tunjuk pengacara, lapor polisi, dan bahkan mau bawa kasus ini ke IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Gak main-main. “Kami pengen kasus ini dibuka seterang-terangnya,” kata Sg.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa, langsung merespons. Dia janji semua laporan bakal ditindak. “Pasti kami proses,” ujarnya. Dan ini bukan cuma omongan, karena tekanan publik makin gede.
Sementara itu, Direktur RSUD Cabangbungin, Erni Herdiani, bilang dokter R udah dikasih sanksi berat: kontraknya langsung dicoret. “Saya juga perempuan, saya juga kesel denger laporan ini,” kata Erni.
Tapi dia ngasih catatan penting: rumah sakit cuma bisa ambil tindakan administratif, selebihnya urusan polisi. Jadi langkah keluarga bawa kasus ini ke jalur hukum emang keputusan yang paling realistis.
Kasus ini makin bikin publik melek: pelecehan gak bisa didiemin. Terutama kalau terjadi di institusi pelayanan publik yang seharusnya jadi tempat paling aman buat semua orang. Apalagi buat perempuan.





