TAKEINFO – Anggota DPRD Kota Bekasi, Anton, menemukan fakta baru dalam penanganan kasus dugaan penculikan dan kekerasan terhadap bocah perempuan berinisial DZ (16). Ia mengatakan korban diduga diberi minuman yang mengandung alkohol oleh pelaku berinisial JN (29), sehingga membuat tubuh korban lemas saat ditemukan.
“Korban sempat diberi minuman oleh pelaku yang diduga mengandung alkohol. Anak ini sempat tidak sadarkan diri. Sampai sekarang masih lemas dan oleng,” ujar Anton, Jumat (14/11/2025).
Anton menyampaikan bahwa ia langsung menggali informasi dari keluarga korban dan akan mendampingi DZ serta keluarganya mengajukan pendampingan ke Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD). Keluarga juga sedang menunggu hasil visum dari RSUD Kota Bekasi.
“Ini jelas tindak kekerasan terhadap anak. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” tegasnya.
Laporan polisi terkait kejadian ini telah dibuat pada Kamis (13/11/2025). DZ awalnya dinyatakan hilang setelah tidak kembali dari bermain di Polder Cimuning. Ibunya melakukan pelacakan melalui gawai yang terhubung ke akun surel dan berhasil menemukan DZ di sebuah kontrakan di Ciketing Udik.
“DZ ditemukan oleh seorang satpam. JN diduga menyekap korban selama tiga hari,” ungkap Anton.
Anggota Komisi II itu juga menduga adanya kemungkinan pelaku lain karena korban dan JN tidak saling mengenal sebelumnya.
“Diduga ada satu pelaku lain yang juga bekerja sebagai kuli. Tapi saat ini baru JN yang diamankan,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyatakan penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum dapat memaparkan detail kasus karena proses pendalaman masih berjalan.
“Kami sedang mengumpulkan data dan melakukan pendalaman,” jelasnya.
(ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)





