Anggota DPRD Kota Bekasi Chairun Nisa: Nobar Piala Dunia Harus Berdampak Ekonomi

TAKEINFO – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Chairun Nisa, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan nonton bareng (nobar) 2026 FIFA World Cup di Plaza Patriot yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.

Menurut Chairun Nisa, kegiatan yang diperkirakan akan menarik ribuan masyarakat tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan dan memperkuat kebersamaan warga, tetapi juga harus mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Saya mendukung penuh nobar Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Plaza Patriot dan berpotensi dihadiri ribuan warga Kota Bekasi. Ini bukan hanya soal hiburan, tetapi juga momentum ekonomi yang harus dimanfaatkan secara optimal,” ujar Chairun Nisa, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota Bekasi, yakni Plaza Patriot, harus mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, terdapat sejumlah potensi penerimaan daerah yang dapat dioptimalkan melalui pelaksanaan kegiatan tersebut.

Potensi tersebut, kata dia, dapat berasal dari retribusi pemanfaatan ruang promosi dan iklan, kerja sama sponsorship, pengelolaan parkir, hingga berbagai sumber pendapatan lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara berskala besar.

“Karena itu, perlu dipastikan bahwa penggunaan aset Pemkot berupa Plaza Patriot harus memberikan kontribusi bagi PAD Kota Bekasi melalui retribusi ruang iklan, sponsorship, parkir, dan potensi pendapatan lainnya,” jelasnya.

Selain aspek pendapatan daerah, Chairun Nisa juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Ia berharap pelaksanaan nobar Piala Dunia dapat menjadi kesempatan bagi pelaku usaha di Kota Bekasi untuk meningkatkan pendapatan.

Menurutnya, UMKM lokal harus menjadi prioritas utama dalam pengisian tenant makanan dan minuman selama kegiatan berlangsung agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bekasi.

“UMKM Kota Bekasi harus menjadi prioritas utama sebagai tenant penjualan makanan dan minuman. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Lebih lanjut, legislator PKS tersebut juga menyoroti pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia meminta Pemerintah Kota Bekasi bersama pihak penyelenggara membuka secara jelas skema kerja sama yang akan digunakan.

Menurut Chairun Nisa, berbagai aspek seperti kerja sama dengan event organizer (EO), kebutuhan anggaran pengamanan, hingga potensi pendapatan yang diperoleh dari penyelenggaraan nobar harus disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Transparansi menjadi hal yang sangat penting. Skema kerja sama dengan EO, biaya pengamanan, serta potensi pendapatan lainnya harus disampaikan secara terbuka agar penyelenggaraan kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Dengan pengelolaan yang baik, transparan, dan akuntabel, Chairun Nisa berharap pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 di Plaza Patriot tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian lokal sekaligus meningkatkan pendapatan daerah Kota Bekasi. (ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)

Pos terkait