Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi: Ruang Terbuka Hijau PSEL Bantargebang Tingkatkan Kualitas Lingkungan

TAKEINFO – Ketua DPRD Kota Bekasi, , menilai keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) yang direncanakan dalam kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Bantargebang akan memberikan manfaat besar terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sardi usai melihat langsung desain dan konsep pembangunan PSEL Bantargebang saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas Wangneng Environment di Huzhou, Tiongkok. Menurutnya, konsep pembangunan yang mengintegrasikan teknologi pengolahan sampah dengan kawasan hijau menjadi salah satu keunggulan proyek tersebut.

Bacaan Lainnya

“Keberadaan ruang terbuka hijau di kawasan PSEL diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, memperindah lingkungan, sekaligus menjadi ruang interaksi bagi masyarakat,” ujar Sardi, Minggu (28/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Sardi didampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, , serta Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, . Mereka meninjau langsung berbagai fasilitas pengolahan sampah modern dan konsep kawasan yang telah diterapkan di sejumlah fasilitas Wangneng.

Menurut Sardi, selama ini kawasan pengolahan sampah sering kali identik dengan lingkungan kumuh, tidak tertata, dan jauh dari aktivitas masyarakat. Namun, konsep yang diterapkan pada PSEL modern justru menghadirkan kawasan yang lebih hijau, bersih, dan ramah publik.

Ia menjelaskan, kawasan PSEL Bantargebang nantinya tidak hanya difungsikan sebagai lokasi pengolahan sampah menjadi energi listrik, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang terbuka hijau, sarana olahraga, dan area rekreasi masyarakat.

“Desainnya sangat modern. Ini bukan hanya fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga bagian dari upaya mengubah wajah Bantargebang menjadi kawasan yang lebih tertata dan nyaman,” katanya.

Sardi menilai, keberadaan ruang terbuka hijau memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Selain berfungsi sebagai area resapan air dan penghasil oksigen, RTH juga dapat menjadi ruang sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan kawasan hijau di sekitar PSEL menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah modern dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa fasilitas pengolahan sampah modern tidak harus identik dengan pencemaran. Justru teknologi dan penghijauan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Selain manfaat lingkungan, Sardi juga berharap kawasan hijau di sekitar PSEL Bantargebang dapat memberikan nilai tambah dari sisi estetika kota dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Ia menegaskan, DPRD Kota Bekasi akan terus mengawal pembangunan proyek strategis nasional tersebut agar seluruh komponen yang direncanakan, termasuk ruang terbuka hijau, dapat direalisasikan sesuai perencanaan.

Menurutnya, pembangunan PSEL Bantargebang bukan hanya tentang menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga membangun masa depan Kota Bekasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar membangun fasilitas pengolahan sampah, tetapi membangun masa depan Kota Bekasi yang lebih bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *