TAKEINFO – Anggota DPRD Kota Bekasi sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti, mengaku bersyukur karena aspirasi masyarakat Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, terkait penanganan banjir mulai direalisasikan melalui sejumlah program penataan infrastruktur.
Yenny menyampaikan, sejak pelaksanaan reses kedua tahun 2025 hingga Juni 2026, dirinya terus mengawal berbagai aspirasi warga, khususnya terkait upaya pengurangan risiko banjir di wilayah Kelurahan Kranji melalui penataan hilir Kali Beringin.
“Alhamdulillah, dimulai dari reses ke-2 tahun 2025 sampai dengan Juni 2026, saya bisa membantu mengawal aspirasi warga Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, dalam upaya mengurangi banjir dengan merapikan hilir Kali Beringin,” ujar Yenny.
Menurutnya, sejumlah pekerjaan fisik telah dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di kawasan tersebut. Di antaranya adalah kegiatan pematusan atau normalisasi sepanjang aliran Kali Beringin yang melintasi wilayah RW 03 hingga RW 06.
Selain itu, pembangunan turap di sebagian bantaran Kali Beringin, khususnya di wilayah RW 03, juga telah direalisasikan untuk memperkuat struktur tebing sungai sekaligus meminimalkan risiko longsor dan luapan air saat musim hujan.
Yenny menjelaskan, upaya penataan kawasan juga mendapat dukungan dari pihak perkeretaapian melalui kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop Kranji. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penutupan pagar pembatas antara permukiman warga dengan jalur perlintasan kereta api di wilayah Kranji.
“Selain pematusan sepanjang Kali Beringin dari RW 03 sampai RW 06 dan pembangunan turap di sebagian wilayah RW 03, kami juga mendapat bantuan dari KAI Daop Kranji untuk melakukan penutupan pagar pembatas antara permukiman warga dengan perlintasan kereta api Kranji,” katanya.
Politisi dari Partai Solidaritas Indonesia tersebut menilai, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menyelesaikan persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga.
Ia berharap, berbagai upaya yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi dampak banjir serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lingkungan permukiman.
“Semoga saya bersama PSI bisa selalu hadir untuk rakyat dan terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap,” ungkapnya.
Yenny menambahkan, penanganan banjir di wilayah Bekasi Barat memerlukan kerja sama dan komitmen jangka panjang dari seluruh pihak. Karena itu, dirinya berkomitmen untuk terus mengawal berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan realisasi sejumlah aspirasi warga di Kelurahan Kranji tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir di masa mendatang. (ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)





