TAKEINFO- “Halo polisi, gercep dong! Ini bukan waktu buat santai,” kira-kira begitu vibe dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, pas denger cerita tragis dari M (29), ibu dua anak yang ngaku dilecehin dokter di RSUD Cabangbungin, Bekasi.
Menurut M, kejadian ini udah lama, akhir 2023. Tapi luka dan traumanya masih fresh banget. Dia bahkan disuruh bikin keluhan medis palsu terus diminta masuk mobil pelaku… kayaknya ni dokter bukan cuma salah ruangan, tapi juga salah hati nurani.
Sahroni langsung naik pitam. “Jangan tunggu laporan! Polisi harus jemput bola. Ini soal keadilan, bukan birokrasi,” katanya di hari Jumat yang panas (20/6/2025).
Gak berhenti di situ, dia juga wanti-wanti: jangan sampai kepercayaan publik ke tenaga medis rusak cuma gara-gara satu-dua oknum sesat. Yang lebih penting lagi, korban harus aman dan punya ruang buat speak up.
“Kalau ini beneran, bayangin luka batin korban. Negara harus hadir. Jangan kasih ruang buat predator berseragam dokter,” tutup Sahroni dengan gaya khasnya: tegas tapi peduli.





